Friday 4, Apr 2025

728x90 AdSpace

Latest News

    • Kekuatan Do’a

      Kekuatan Do’a Berdo’a merupakan hubungan yang penting dengan Allah Yang Maha Besar, hal diperlukan guna menunjukkan kelemahan kita di hadapan Allah. Tuhan kita menunjukkan bahwa do’a merupakan tindakan yang penting atas bentuk penyembahan kepada-Nya berdasarkan ayat “Katakanlah: Tetapi bagaimana kamu beribadat kepada-Nya, padahal kamu sungguh mendustakan-Nya “(Surat al-Furqan, 77). Sebenarnya, kebutuhan untuk menjalin hubungan dengan Allah ada pada setiap karakter manusia, merupakan syarat penciptaan. Akan tetapi, di lain hal berdo’a merupakan hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan bagi orang beriman, namun untuk beberapa orang hal itu merupakan bentuk tindakan penyembahan yang hanya perlu diingat di waktu mereka berhadapan dengan kesulitan atau situasi yang membahayakan kehidupan mereka. Hal ini merupakan kesalahan besar karena yang paling baik adalah memohon kepada Allah Yang Maha Besar pada kedua kondisi tersebut, baik dalam kesulitan dan kemudahan untuk memohon ampunan-Nya. Bersungguh-sungguh dalam Berdo’a. Allah telah mempermudah hambanya untuk menemukan apapun yang ia lihat sebagai hal yang baik dan indah. Akan tetapi, fokus dalam berdo’a yang dilakukannya adalah sepenting do’a itu sendiri. Berdo’a dengan kesabaran seperti suatu kebutuhan dan harapan untuk berdoa, ketidaknyamanan akan hal tersebut dan yang paling penting dalam berdoa; bahwa kedekatan kepada Allah semakin meningkat. Semakin bersungguh-sungguh dalam berdoa membuat hamba yang berdo’a tersebut memiliki karakter dan keinginan yang semakin kuat. Orang beriman yang menunjukkan kesungguhan dalam berdoa mendapatkan banyak keuntungan seperti keyakinan yang semakin dalam, ini jauh lebih bernilai dibandingkan dengan apa yang ia inginkan/ minta. Hal ini tertulis dalam Al-Qur’an bahwa diperlukan kesungguhan dalam do’a seperti:  “ Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh  berat, kecuali bagi orang –orang yang khusyu “ (Surat Al-Baqarah:45). Rasulullah (SAW) telah menyatakan betapa Ia membutuhkan Allah terkadang dengan terus berdo’a bertahun-tahun dan Tuhan kita, Allah Yang Maha Pengasih,  telah memberikan apa yang ia inginkan pada di saat yang terbaik. Fakta bahwa Allah menerima semua do’a, baik itu yang terang-terangan maupun yang tersembunyi, merupakan bentuk ke-agungan-Nya dan Kerahiman-Nya. Allah tidak pernah meninggalkan sebersit apapun pemikiran yang terlintas di kepala hamba-Nya tanpa kembali lagi kepadanya, Akan tetapi “ menerima do’a” tidak berarti sesuatu terjadi seperti yang diminta karena terkadang seseorang mungkin saja meminta sesuatu yang membahayakan dirinya sendiri. Allah SWT mengungkapkan hal tersebut sebagai berikut: “Dan manusia mendo’a untuk kejahatan sebagaimana ia mendo’a untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa.”(Surat Al-Isra:11). Allah mengetahui yang terbaik dan apa yang terburuk untuk orang tersebut karena Ia lah yang memiliki segalanya. Atas segala ciptaan-Nya, ada banyak sekali hal-hal yang tersembunyi dalam cara Ia menerima do’a. Sebagai contoh, Nabi Yakub (as) bergabung kembali dengan anaknya nabi Yusuf (as) setelah menunggu dalam waktu tahunan yang panjang, Nabi Yusuf mendapatkan kekuatan dan kekuasaan setelah dipenjara selama beberapa waktu. Nabi Ayub (as), diselamatkan dari syetan, semua ini terjadi setelah mendapat kesabaran dan do’a yang berkelanjutan. Allah Yang Maha Besar, telah menerima do’a dari kepatuhan yang tulus dari waktu terbaik-Nya. Allah  SWT, telah menerima do’a hamba yang tulus untuk waktu terbaiknya, dan telah membuat mereka matang, mendidik, meningkatkan kesetiaan dan ketulusan dan mengubah mereka menjadi hamba yang bernilai dan memiliki derajat yang tinggi di surga. Bagaimana Allah menerima do’a Ketika orang  beriman berdoa,  ia tahu bahwa Allah mendengarnya dan akan selalu menerima do’anya kapan pun. Ini karena ia menyadari bahwa sesuatu tidak terjadi secara kebetulan, tapi berdasarkan atas ketentuan yang ditentukan oleh Allah dan sebagaimana yang diinginkan-Nya. Untuk itu, ia tak memiliki keraguan bahwa ia tidak akan mendapatkan kembali do’anya. Berdo’a dengan jiwa yang tulus menghasilkan kebaikan. Dalam satu ayat, hal itu diperlihatkan bahwa Tuhan kami akan selalu menerima do’a sebagai manifestasi dari nama “Al-Mujib” (Ia yang menerima permintaan dari mereka yang meminta pada-Nya). “ Dan apabila  hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku. Maka (jawablah) bahwasannya  Aku adalah  dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yangberdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran..” (Surat al-Baqarah, 186). Alasan bahwa sesuatu yang diminta dalam do’a ditunda, atau diterima dengan cara yang berbeda, dapat juga merupakan ujian Tuhan kepada hamba-Nya. Allah memberikan berkah-Nya setelah beberapa periode untuk  kemudian diuji kesabaran hamba-Nya dan untuk membuat mereka matang dengan alasan tertentu. Berdasarkan alasan serupa, ia tak dapat diduga bahwa setiap do’a terwujud seperti saat ia diminta dan sesegera mungkin. Seperti apa yang diutarakan oleh cendikiawan Islam Bediuzzaman, Allah mungkin memberikan sedikit dari sesuatu yang diminta dalam do’a atau sesuatu yang lebih dari yang dihadiahkan karena alasan tersebut yang disebut di atas. Ia mungkin tidak mengabulkannya sama sekali. Akan tetapi, pada setiap kondisi, Allah menerima do’a dari mereka yang berdo’a kepada-Nya. Bagaimana Para Nabi  berdo’a? Berdo’a merupakan bentuk kepatuhan kepada Allah dan semua orang membutuhkan do’a. Hal yang merupakan contoh paling rasional dalam hal ini adalah bahwa semua Nabi yang berdo’a kepada Allah dengan menyerahkan diri kepada-Nya dalam segala hal yang terdapat di Al-Qur;an. Dalam do’a nabi Muhammda SAW, dan para nabi-nabi, kita melihat penyerahan diri mereka kepada Allah, fakta bahwa mereka melihat Allah, dan sebagai teman sejati mereka serta pihak yang membantu mereka dan bahwa mereka dan berdo’a memuja Tuhan kita dengan nama-Nya yang indah. Do’a dari Nabi Muhammad (SAW) Dalam do’a dari Nabi Muhammad SAW, hal yang terindah dari mengutip Allah dengan nama-Nya disebutkan. Salah satu do’a dari nabi kita (SAW) disebutkan sebagai berikut: Katakanlah “ Wahai Tuhan Yang Maha mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Egkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan otang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Surah Al ‘Imran, 26). Dalam narasinya, terlihat bahwa nabi Muhammd (SAW) berdo’a kepada Tuhan untuk diberikan moral yang baik dan perilaku yang baik. O Allah! perteballah kebaikan dan etika! Wahai Yang Maha Agung! Pindahkanlah moral yang buruk (Tirmidhi, Imam Ahmad dan Haqim; Hujjat al-Islam Imam Gadhali, Ihyau Ulum id-din, volume 2, Terjemahan : Dr. Sitki Gulle, Huzur Publishing, Istanbul 1998, p.789) Do’a dari nabi Nuh (as), Kesabaran dari nabi Nuh (as) yang menyerukan umatnya kepada agama yang baik selama beberapa tahun dengan kesungguhan, dipuji dalam Al-Qur’an. Nabi Nuh (as) berjuang melawan umatnya yang bertindak dengan memusuhinya  dan orang-orang  beriman yang bersamanya. Faktanya adalah nabi Nuh kembali kepada Allah WT dalam berbagai situasi, dan  berdo’a dengan mengharapkan bantuan-Nya secara tulus merupakan contoh yang baik bagi orang beriman. Dalam satu ayat, terlihat bahwa Allah mengetahui kondisi dari Nabi nuh (as), bahwa ia berdo’a sebagai berikut: “Maka ia Mengadu kepada Tuhannya: “bahwasannya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu tolonglah (aku)”(Q.S Al-Qamar : 10). Allah menerima do’a nabi Nuh (as) dan memerintahkannya agar bersiap-siap menghadapi banjir, yang akan terjadi di masa depan. Nabi Nuh (as) mulai membangun kapal yang sangat besar atas perintah Allah, meskipun tidak ada laut ataupun danau di sekitarnya. Dalam masa pembangunan kapal tersebut, ia secara terus-menerus menjadi pihak yang dicemooh oleh  umatnya. Pada saat tiba waktunya, janji Allah SWT terwujud dan banjir tersebut terjadi. Do’a dari nabi Yunus (as): Dalam Al-Qur’an, disebutkan bahwa Nabi yang mulia ini memisahkan diri dari umatnya, karena mereka tak merespon seruannya (Surat As-Safaat: 139-142). Seperti yang tertulis pada ayat berikut ini, terdapat gambar di kapal tersebut di mana nabi Yunus (as) berkelana dan akibat dari gambar tersebut nabi Yunus (as) dilemparkan ke laut. Puncak dari kejadian tersebut, nabi Yunus (as) berserah diri kepada Allah dan berdo’a kepada-Nya. Allah mencatat peristiwa ini dalam Al-Qur’an : Dan ingatlah kisah Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu  ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak di sembah ) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”. Maka Kami telah memperkenankan do’anya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman. ”(Surat al-Anbiya’,ayat: 87–88). Seperti yang tertulis pada ayat Nabi Yunus (as) bersaksi/ mengaku kondisinya secara tulus dalam do’anya. Ia berdo’a kepada Allah dan menantikan bantuan-Nya. Tuhan kita, yang Maha Pengampun, menerima penebusan dan menyelamatkannya dari perut ikan dengan menerima do’anya. Do’a Nabi Yakub (as) Dalam Al-Qur’an, kesabaran nabi Yakub (as) disebutkan sebagai salah satu contoh bagi orang beriman. Nabi Yakub (as) yang menerima wahu dari Allah dan merupakan hamba terpilih (Q.S An-Nisa :163), merasakan permasalahan yang serius  dan melewati masa sulit. Akan tetapi, meskipun segala penderitaan yang dialaminya, Ia selalu menjadikan hal tersebut sebagai contoh bagi orang beriman dengan kesabaran dan penyerahan diri kepada Allah (Q.S Sad, 44). Do’a yang tulus dari nabi suci kita tersebut dinyatakan dalam salah satu ayatnya sebagai berikut: dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru kepada Tuhannya: (Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang ”(Surat al-Anbiya’, 83) Hal ini tercatat dalam Al-Qur’an bahwa Allah Yang Maha Besar menerima semua do’a dari Nabi Yakub (as) sebagai salah satu hambanya yang tulus” Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan utuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah. (Surat al-Anbiya’, 84) Do’a, merupakan alat terpenting dalam mencapai ke agungan Allah, Yang Maha Mengetahui dan Maha Mendengar, yang lebih dekat dari urat nadi manusia ( Surah Qaf, ayat 16), merupakan bentuk penghambaan bagi orang beriman di segala kondisi dan kesempatan. Akan tetapi, setiap orang beriman melakukan ini, seperti yang ditulis dalam ayat :  Dan kamu tidak mampu kecuali bila dikehendaki Allah…”(Surat al-Insan, 30). Mereka berperilaku dalam kesadaran bahwa faktanya segala sesuatu selalu di bawah kontrol Tuhan kita dan semuanya terwujud karena kehendak-Nya. Akan selalu ada jawaban dari do’a yang tulus di dunia dan di akhrat. Do’a membimbing seseorang atas apa yang akan terjadi dalam nasibnya” Allah adalah satu-satunya yang menentukan nasib dan menciptakan do’a. Akan tetapi berkah yang datang dari do’a mengandung kemakmuran di dunia ini dan sekembalinya ke akhirat. Seluruh kehidupan sesorang merupakan hasil dari do’a yang diucapkan dari do’a yang sebelumnya diminta, apakah ia merasa sadar atau tidak. Do’a aktif  berupa tindakan dan usaha yang diajukan dari doa dan kehendak Allah. Ketika usaha tersebut ridha Allah hal tersebut masih menjadi cara  bagi tiap pribadi untuk meraih harapannya, sesuai dengan ridha Allah. Manusia yang tidak beriman namun membawa  do’a aktif mereka dengan ambisi yang besar, sebagai contoh, mereka yang bekerja dan mendapatkan banyak keuntungan, menjadi kaya atau menjadi pakar tentang sesuatu hal dan menjadi terkenal, telah mencapai derajat tersebut melalui perjuangan aktif mereka dengan berpedoman pada akibat, dan lagi lagi kehendak Allah. Akan tetapi, do’a yang aktif yang tidak digunakan untuk ridha Allah tak akan memberikan keuntungan terhadap orang tersebut di akhirat meskipun orang tersebut mencapai tujuan tujuannya dari waktu ke  waktu di dunia ini. Tak ada selain Allah yang kita Mohon Do’a Dengan ayat yang tertulis dalam Al-Qur’an: ”Hai Nabi! cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu dan bagi orang orang mu’min yang mengikutimu,  (Q.S Al-Anfaal, 64) Allah merupakan yang paling sempurna, Pemilik kekal Kekuasaan. Semua kekuatan di dunia ini ada di tangan_nya. Jadi permohonan bantuan dan permohonan maaf harusnya ditujukan hanya kepada Allah, di mana semua orang butuh dan Allah tidak memerlukan sesuatu pun. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwasannya salah apabila berdo’a selain kepada Allah dan Allah merupakan satu-satunya pemilik do’a : Maka jangalah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang di’azab (Surat  ash-Syu‘araa’, 213) Kesimpulan Do’a merupakan contoh dari kemurahan Allah dan kasih sayang-Nya terhadap hamba-Nya, Orang-orang beriman dapat berdo’a kepada Allah setiap saat dan di setiap kondisi apapun dan mereka merasa damai karena Allah akan menerima do’a-do’a mereka di saat yang tepat. Dalam hal ini, mereka dapat menceritakan rahasia terpendam mereka dan keinginan terdalam mereka kepada Allah, dan hidup dalam kebaikan, kesejahteraan dan keindahan yang datang dari pemahaman bahwa Allah-lah satu-satunya teman, petunjuk dan yang akan membantu mereka. Kita dapat melihat bahwa rahasia terbesar dalam Allah mewujudkan do’a dalam kehidupan para Nabi seperti yang telah dikisahkan dalam beberapa contoh. Terdapat hubungan dalam berdo’a dan menjalankan perintah Allah. Usaha nyata yang ditunjukkan untuk ridha Allah, belas kasihan dan surga-Nya merupakan bentuk  pengambaan sepenting seperti berdo’a. Allah menunjukkan dalam Al-Qur’an mengenai pentingnya usaha tersebut: “Dan barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang dia adalah mu’min, maka mereka adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik” (Surat al-Isra’, 19) Ulama Imam Rabbani menjelaskan hal ini sebagai berikut : Menginginkan sesuatu berarti mencapai hal tersebut,  Memang, Allah yang Maha Kuasa tidak membuat hambanya berdo’a untuk sesuatu yang tidak diterima-Nya. Hambanya yang beriman tahu bahwa usahanya juga merupakan sebuah do’a tidak hanya berdoa pada saat kesulitan tetapi pada setiap saat oleh perasaan keberadaan dan ke-Agungan Allah. Mereka memelihara kedekatan hubungan  dengan Allah Yang Maha Kuasa di setiap saat hidup mereka.

Unknown

Aplikasi Buatan Indonesia yang Mendunia


1. Icon Pop Quiz
1367820257549397599
Bagi Anda pengguna smartphone bersistem operasi iOS dan Android, pasti sudah tidak asing lagi dengan game Icon Pop Quiz. Permainan yang menguji pengetahuan umum dengan menebak gambar yang muncul ini telah diunduh lebih dari 8 juta dalam 2 bulan. Wow! jumlah yang fantastis bukan?
Siapa sangka, game ini ternyata buatan anak Indonesia. Dibuat oleh Alegrium, pengembang mobile game independen yang berbasis di Jakarta yang dirilis pada tanggal 15 November 2012.
Permainan kuis ini berhasil menduduki peringkat atas “Top Free” di App Store negara-negara di dunia, seperti Inggris, Australia, Kanada, Filipina, dan Indonesia.
Permainan ini menyajikan 3 kategori yang akan kita mainkan, yaitu Famous People, TV & Films dan Character. Setiap kategori terdiri dari 5 level yang nantinya akan diupdate lagi. Lalu pengguna akan dihadapkan dengan berbagai icon dan menebak salah satunya. Penasaran dengan permainan ini? Download segera di App Store dan Google Play!
2. PicMix
136782032395019981
Bisa dibilang, ini adalah ‘Instagramnya Indonesia’. Ya, aplikasi yang mirip dengan Instagram ini juga menyediakan editing dan sharing foto. Berasal dari kata Picture and Mixing, PicMix masuk kandidat 25 startup Asia Tenggara yang diprediksi akan menyaingi Instagram.
PicMix menyediakan fitur-fitur menggabungkan foto, efek, dan ornamen-ornamen seperti sticker.Aplikasi ini juga sudah terintegrasi dengan Facebook dan Twitter, sehingga memudahkan untuk sharing foto.
Pada Februari lalu jumlah pengguna PicMix sendiri sudah mencapai 8 juta orang, PicMix juga berhasil meraih pencapaian menakjubkan dengan 1 juta pengguna dalam waktu 2 bulan. Pencapaian ini mengalahkan Instagram pada masa peluncurannya.
3. Catfiz
1367820438976258217
Bagi Anda penggemar layanan messenger, sudah saatnya Anda mencoba Catfiz. Sama seperti BBM, Whatsapp, Line, weChat dan aplikasi messenger lainnya, Catfiz juga menyediakan fitur untuk berkirim pesan dengan sesama. Catfiz memiliki fitur identifikasi user menggunakan PIN sama seperti Blackberry Messenger (BBM) tetapi pengguna bisa meminta untuk mengganti PIN dengan kode yang lebih mudah dihafal dan diingat.
Aplikasi yang didesain khusus untuk ponsel Android ini diperkenalkan sejak 28 Oktober 2011, dengan memilih untuk memasarkan aplikasi ini dari mulut ke mulut, karena dinilai lebih efektif, menurut Aryo Nugroho salah satu Development Team.
Dalam waktu hampir dua bulan setelah diperkenalkannya, Catfiz sudah diunduh hampir 70.000 pengguna. Catfiz diambil dari kata Catfish atau ‘lele’ dalam bahasa inggris, dengan maksud aplikasi ini bisa mudah beradaptasi dan berkembang di Indonesia.
4. Yooi
1367820526730101843
Mengetik SMS dan menelepon tanpa menyentuh handphone? Aplikasi ini jawabannya. Yooi adalah aplikasi berbasis Android yang bisa memudahkan pengguna dalam mengetik sms dan melakukan panggilan dengan menerima perintah suara. Aplikasi ini mirip dengan Siri buatan Apple yang dapat melakukan apa yang pengguna perintahkan melalui suara. Namun bedanya, aplikasi Yooi ini hanya bisa digunakan untuk menerima perintah mengetik SMS dan melakukan panggilan, sehingga pengguna tidak perlu mengetik atau menyentuh handphone untuk melakukannya.
Kelebihan dari aplikasi ini adalah tidak perlu terhubung dengan server layaknya Siri untuk digunakan. “Kalau Siri membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk merespon perintah karena harus terhubung ke Internet dan itu belum kalau sinyalnya jelek. Tapi, aplikasi ini hanya butuh 10 detik untuk merespon perintah tanpa terhubung ke Internet,” kata Kepala Pengembang Aplikasi Yooi, Suyanto, ketika berpartisipasi dalam Indonesia ICT Award (INAICTA) 2012 di Jakarta pada Jumat (14/09/2012).
Selain Bahasa Indonesia yang digunakan dalam menerima perintah aplikasi ini, Yooi juga mampu menerima perintah dalam berbagai bahasa daerah, diantaranya Bahasa Jawa, Batak, Tegal, Betawi. Aplikasi ini belum bisa menerima Bahasa Inggris dalam menerima perintah. Selain itu kosakata yang  didukung oleh aplikasi Yooi ini juga masih terbatas. Bagi Anda yang tertarik mencobanya aplikasi ini tersedia di Goggle Play.
5. MindTalk
1367820562271839636
Jejaring sosial karya anak bangsa, ramaikan dunia IT. Sejak 14 November 2012 lalu, Indonesia memiliki situs jejaring sosial asli buatan sendiri. Sejak resmi meluncur sudah berhasil menggaet 180 ribu member dari 208 negara dalam 8.000 channel sesuai minat masing-masing.
Aplikasi di bawah naungan PT Merah Putih Incubator ini berbeda dengan jejaring sosial lainnya.  MindTalk fokus pada saluran minat. Di jejaring sosial ini, anda tidak dianjurkan untuk membuat status seperti di jejaring sosial pada umumnya (Facebook, twitter). Tetapi, anda dianjurkan untuk berbagi ilmu pengetahuan. Pengguna bisa memilih saluran minat yang telah disediakan, seperti fotografi, teknologi, fashion, selebriti, otomotif, kesehatan, dan lain-lain. Pengguna dapat berinteraksi dengan pengguna lain seperti berbagi foto, video, hingga artikel. Jika minat yang diinginkan belum tersedia, pengguna bisa membuatnya sendiri.
MindTalk didirikan oleh Robin Marufi dan Danny Oei Wirianto. Awalnya Robin mendirikan jejaring sosial bernama Digaku.com. Setelah melewati proses pembicaraan, akhirnya keduanya sepakat membangun MindTalk pada awal 2011 dan merilis versi beta pada September 2011. Namun sekarang sudah tersedia versi mobile dalam berbagai platform. Mulai dari iOS, Android, BlackBerry, Nokia, Windows Phone 7 dan 8.
6. PicStory
13678206081853137086
Hampir sama seperti PicMix, aplikasi ini juga menyediakan fiture editing dan sharing foto. Aplikasi ini dibuat oleh Risto Mobile Solutions Developer, asal Indonesia. Resmi dirilis di Singapura dalam acara Blackberry Developer Conference, Desember 2011. Awalnya aplikasi ini lebih populer untuk pengguna BlackBerry, namun lama kelamaan aplikasi ini juga menyediakan untuk berbasis Android Blackberry, Windows mobile dan iPhone.
Fitur edit foto ini tersedia beberapa efek tertentu untuk mempercantik foto. Fitur yang lainnya adalah kolase, yaitu menggabungkan beberapa foto tunggal dalam satu bingkai.
Hingga kini aplikasi tersebut sudah tersedia hingga versi 4.0, pengguna bisa menambahkan label di foto, serta teks. Pada bulan Juli 2012 lalu, jumlah pengguna telah mencapai 1 juta orang.
no image
  • Title : Aplikasi Buatan Indonesia yang Mendunia
  • Posted by :
  • Date : 01:02
  • Labels :
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 comments:

cepi xtm btkl said... 14 June 2013 at 21:29

mkasih banyak sob buat informasinya semoga bermanfaat buat kita semua ....

Top